“Kalau di Tembelok baru jalan hari ini di lapangan, ada sekitar puluhan seperti yang saya lihat tadi di lokasi. Memang kemarin di Tembelok sempat berhenti juga, sama seperti di Keranggan. Tapi sekarang sudah kembali berjalan,” tambah pria berusia 40 tahun tersebut.

Sementara itu, warga lainnya, Apit tak menampik jika aktivitas pertambangan di laut Keranggan dan Tembelok sudah kembali berjalan. Ia berharap, aktivitas ini bisa berjalan lebih lama dan dapat memberikan efek positif. Memberikan peningkatan ekonomi di masyarakat.

“Semoga bisa membantu masyarakat tambang ini, jangan sampai tidak dan malah yang menikmati segelintir orang. Karena yang saya tahu pembagian hasil kepada warga itu kurang maksimal. Banyak sesuatu yang malah tidak bagus di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga  Memasuki Musim Hujan, Dinkes Babar Imbau Masyarakat Waspada DBD