Korban bernama Satinja berusia 81 tahun warga Desa Pasir Putih diketahui pada Minggu, 3 November 2024 pergi ke kebun miliknya.

Satinja ketika itu diantar oleh anak korban untuk menginap di kebun.

Pada keesokan harinya Senin, 4 November pukul 16.00 Wib, cucu korban pergi ke kebun untuk melihat korban.

Tiba di pondok kebun, cucu korban tidak menemukan Satinja.

Saat itu, pondok korban dalam keadaan terkunci dengan alat-alat kebun korban berada di dalam pondok tersebut.

Mengetahui hal tersebut, cucu korban berusaha melakukan mencari neneknya di sekitaran lokasi kebun.

Namun korban tidak ditemukan. Upaya pencarian berlangsung hingga pukul 20.00 Wib, namun korban belum juga dapat ditemukan.

Baca Juga  Riza-Debby Rombak Kabinet di RSUD dan Puksemas, dr Rudi Hartono Jabat Plt Direktur

keluarga korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke BCC (Basarnas Command Center) selanjutnya diteruskan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue USS Toboali menuju lokasi kejadian yang berada di perkebunan Desa Pasir Putih, Tukak Sadai.

Tim SAR gabungan yang didukung oleh Tim Resuce USS Toboali, Polsek Sadai, beserta keluarga korban  berupaya melakukan pencarian terhadap korban dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.