Pemkab Usulkan 11 Propemperda, DPRD Bateng Inisiasi 3 Raperda
Kata Era, dari uraian rencana pendapatan dan belanja daerah, maka perhitungan APBD tahun anggaran 2025 mengalami defisit sebesar Rp54,8 miliar.
“Merujuk pada estimasi pencapaian sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, defisit kebijakan umum APBD Tahun Anggaran 2025 hanya dapat ditutupi dari pembiayaan netto sebesar Rp8 miliar dan masih kurang pembiayaan anggaran Rp46,8 miliar,” ujar Era.
“Sisa yang kurang ini harus ditutup dengan cara menambah sumber pendapatan, menambah sumber pembiayaan dan melakukan rasionalisasi belanja,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus menyampaikan ada tiga judul rancangan perda inisiatif DPRD, yakni raperda tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
“Kemudian, raperda tentang pemajuan kebudayaan dan raperda tentang ekonomi kreatif,” ujarnya.
“Rancangan perda inisiatif ini penting dan dibutuhkan masyarakat, semoga hak-hak masyarakat dapat terpenuhi,” imbuhnya.
