Masing-masing rinciannya diantara lain pada minggu pertama sebanyak 964 pelanggaran sedangkan minggu kedua ada sebanyak 673 pelanggaran.

“Jika dibandingkan minggu pertama dan kedua bulan November terjadi penurunan angka pelanggaran sebanyak 291 pelanggaran,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirincikan Suhartono, jenis penindakan yang dilakukan selama dua pekan ini yakni tilang ditempat sebanyak 233 pelanggaran, Etle sebanyak 504 pelanggaran serta teguran ada sebanyak 900 pelanggaran.

Sementara itu, melihat dari data kasus laka lantas dan pelanggaran ini, Suhartono menyampaikan pihaknya akan terus memberikan edukasi serta sosiasasi kepada masyarakat akan pentingnya berkeselamatan dalam berlalu lintas.

Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait untuk menekan angka laka lantas dan pelanggaran lalu lintas ini.

Baca Juga  Scoopy Vs Nmax di Kelapa, Remaja 14 Tahun Tewas

“Ini bertahap akan kami evaluasi kedepannya untuk semakin gencar memberikan edukasi baik ke sekolah, tempat keramaian bahkan ke kawasan-kawasan yang dinilai perlu untuk menyampaikan hal ini sehingga masyarakat mengetahui sadar akan pentingnya keselamatan,” terangnya.

“Kita juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai prioritas utama dalam berkendara,” imbaunya.**