PT Timah tidak hanya memberikan bantuan berupa peralatan, tetapi juga membekali kelompok ini dengan pengetahuan dan keterampilan baru. Pelatihan tentang pengemasan, pemasaran, hingga inovasi produk menjadi kunci utama dalam transformasi kelompok ini.

“Kami diajarkan cara membuat kemasan yang menarik, strategi pemasaran, bahkan PT Timah membantu memfasilitasi pemasaran produk hingga menjangkau pasar luar daerah. Ini benar-benar mendorong usaha kami ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Zulyanti.

Selain itu, PT Timah juga membantu kelompok dalam memperluas lahan penanaman nanas untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang memadai, mengingat cuaca ekstrem seperti kemarau sering menjadi tantangan dalam menjaga produksi.

Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas di Desa Badau. Jumlah anggota Kelompok Tani Aek Jelutung meningkat dari 10 orang menjadi 28 orang, semuanya masyarakat lokal.

Baca Juga  Lewat Program TJSL, PT Timah Dukung Pembangunan Daerah

“Dulu, kelompok kami dipandang sebelah mata. Sekarang, berkat bimbingan PT Timah, masyarakat mulai melihat potensi produk kami. Bahkan, banyak yang ingin bergabung dan ikut terlibat dalam UMKM ini,” ujar Zulyanti.