Dugaan potensi PHK itu disebut-sebut oleh pegawai yang audiensi, karena akan diganti dengan tenaga kerja dari luar daerah yakni Lampung dan luar negeri yaitu Tiongkok.

“Silahkan menelusuri ini, sehingga kami harapankan tidak terjadi pemutusan kerja karyawan dua perusahaan ini,” ujar Batianus.

DPRD Bangka Tengah sangat berharap dan terbuka dengan datangnya investor ke Kabupaten Bangka Tengah, tapi dengan catatan semaksimal mungkin menggunakan tenaga kerja lokal.

Dikhawatirkan, jika terjadi PHK sepihak maka akan menambah banyak pengangguran dan peningkatan ekonomi tidak tercapai.

“Makanya, kami berharap kepada seluruh investor dan pengusaha mari bersama-sama membantu pertumbuhan ekonomi dan menekan angka pengangguran,” tegasnya.

Baca Juga  Semarak Maulid Nabi di Desa Namang, Ada Kirab Budaya hingga Pawai 5.000 Butir Telur