Terkait partisipasi, KPU Bangka Tengah telah melakukan upaya maksimal seperti membuat rangkaian acara sosialisasi langsung ke masyarakat dalam rangka meningkatkan partisipasi hak pilih.

Maka itu, menurunnya angkat partisipasi atau tidak tercapainya target hak pilih yang digunakan disebabkan oleh beberapa hal, seperti masyarakat yang lebih memilih bekerja ketimbang datang ke TPS, contohnya.

“Menurun karena faktor masyarakat saja, karena kita sudah sosialisasi secara maksimal di beberapa desa sesuai dengan tingkatannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Supendi Saputra menilai potensi pemungutan suara ulang (PSU) sudah tidak mungkin lagi terjadi, karena secara teknis seharusnya sudah ditindaklanjuti beberapa hari yang lalu.

“Harusnya sebelum pleno di tingkat kabupaten dan memang tidak hal yang harus ditindaklanjuti. Tingkat partisipasi itu tidak bisa dijadikan alasan PSU, kecuali ada kesalahan tertentu,” imbuhya.

Baca Juga  Kades Kurau Barat Tegaskan Tak Ada Penjualan Lahan Desa: Isu Selesai Lewat Musyawarah Warga