Menurutnya, tugas DisperindagkopUKM Bangka Tengah adalah memantau dan menstabilkan harga barang pokok tersebut sampai mendekati harga pasar secara umum.

“Sehingga, tidak terlalu tinggi dan tidak menyulitkan masyarakat kita dalam menjangkau bahan-bahan pokok tersebut di saat hari raya,” ujarnya.

Termasuk harga eceran tertinggi (HET), juga akan berbeda dari hari biasa dengan hari raya keagamaan, dalam artian tentu automatis akan ada kenaikan.

Irwandi menuturkan, hal tersebut menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi oleh DisperindagkopUKM Bangka Tengah.

“Jadi kalau untuk mengontrol satu-satu itu akan sangat sulit. Tapi kami tetap bertugas untuk terus memantau kestabilan harga agar bisa terjangkau,” imbuhnya.

Baca Juga  Tahun Ini 2 Pabrik Sawit Bakal Beroperasi di Bangka Tengah