“Hari ini kita telah melaksanakan upacara memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2024 yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri sebagai inspektur upacara, itu menandakan Pemkab Bateng saling berkolaborasi menanggulangi korupsi ini,” ujar Algafry.

Algafry mengatakan korupsi bukan hanya tentang uang, harta atau pun kekayaan, tetapi juga tentang etika, sikap dan moral dalam kedisplinan dan kejujuran.

“Seyogyangya memang kita berharap tidak ada korupsi, tapi kita terus melakukan upaya pencegahan, apalagi korupsi tidak hanya sebatas uang, tapi banyak hal,” terangnya.

Maka dari itu, Pemkab Bangka Tengah juga terus menerus memberikan pemahaman, pengertian dan wejangan rohani, agar korupsi tidak terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Baca Juga  Desa Lubuk Lingkuk Ditetapkan sebagai Kampung Kepiting Bakau, Begini Harapan Algafry

“Kita selalu mengingatkan, adab itu lebih tinggi, contohnya jika di dalam teko isinya teh, maka yang keluar juga teh, jika yang keluar dari mulut perkataan buruk, maka perilakunya juga buruk,” tuturnya.

“Mudah-mudahan, momen hari anti korupsi ini mengingatkan kita untuk berperilaku baik, jujur dan menjauhi tindakan korupsi,” imbuhnya.