“Bukan kita tidak mau menindaklanjuti, sejauh ini tidak sepucuk surat dari Samsat Bangka tengah memberitahukan ke Apdesi Bangka Tengah terkait hal ini. Saya juga baru tau bahwa ada beberapa kendaraan desa yang belum bayar pajak,” sambungnya.

Ia juga mengimbau, agar Samsat berkoordinasi dengan APDESI perihal pajak dan mengajak seluruh kades agar segera melunasi tunggakan pajak yang ada.

“Apdesi Bangka Tengah mengimbau kades se-Bangka Tengah untuk membayar pajak. Kami Apdesi baru mengetahui adanya tunggakan pajak kendaraan yang ada di desa-desa,” ujarnya.

Nanti, pihaknya juga akan meminta, agar para kades yang kendaraannya menunggak segera menganggarkan pembayaran pajak kendaraan dinas yang ada di desa.

Baca Juga  Reses Ketua DPRD Bangka Tengah, Jalan Rusak hingga Dokter Internship Jadi Aspirasi Warga

“Kami juga meminta kepada pihak samsat berkoordinasi dengan Apdesi Bangka Tengah untuk data-data kendaraan yang menunggak di pemerintahan desa se Bangka Tengah. Jangan nunggak baru sibuk,” pungkasnya.