Dikatakan Dian, saat itu korban juga memakai baju dan celana sama dengan mayat yang ditemukan di Pantai Jerangkat. Dua juga sempat mengingatkan korban bahwa saat ini angin kencang.

“Sama persis pakaiannya, kalau identitasnya nggak tahu, orang pendatang. Saat itu sempat saya nasehati, cuaca buruk kalau bisa jangan narik dulu,” ucapnya.

Dikatakan Dian, saat itu korban bersama satu rekan lainnya menarik 4 unit ponton isap produksi (PIP) menggunakan kapal pompong.

“Ponton itu milik Amin, orang Parittiga mereka narik orang dua. Rekannya, terdampar juga di Pantai Jerangkat tapi tidak meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga  Wakil Bupati Bangka Barat Buka Liga Pemuda Mentok