Respons Kasus Penyekapan Ibu dan Anak, Ketua DMI Babel: Harus Ada Efek Jera
Dia mengaku bersyukur bahwa sudah ada perhatian dari Kapolda Babel Irjen Hendro Pandowo. Kapolda Babel sudah melihat kondisi kasus ini dan menyatakan serta menyampaikan akan menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas.
“Dan alhamdulillah karena Ibu Nadia ini dizalimi dengan disekap seperti itu. Ini tentunya betul-betul kita ucapkan terima kasih kepada Tim Dr Andi Kusuma bereaksi secara cepat, untuk menyelamatkan Ibu Nadia ini dari sekapan perusahaan PMM,” katanya.
Ridho mengatakan, semua elemen ikut prihatin atas persoalan ini khususnya di kalangan ibu-ibu. Kasus ini harus ada efek jera sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Karena Al-Quran juga sudah menegaskan perlindungan terhadap para perempuan.
“Sampai-sampai Allah SWT ciptakan Al Quran itu sebagai wahyu kita, mukjizat kepada umat islam terkhusus untuk perlindungan perempuan pada surat An Nisa. Jadi kami menegaskan di DMI Babel agar tidak ada lagi terjadi kejadian seperti ini,” katanya.
“Tolong hak-hak anak dan perempuan betul-betul diangkat derajatnya. Bukan dizalimi atau merampas hak-haknya, di mana beliau menangis dengan insiden penyekapan itu, banyak nyamuk, dingin, kotoran anjing masih banyak, maka semua ini kita serahkan ke pengacara hukum Dr Andi Kusuma,” katanya.
Ia berharap Tim Dr Andi Kusuma dapat mengusut secara tuntas persoalan ini agar tidak terulang di kemudian hari. Terlebih, korban Nadia juga tidak ingin berlarut-larut dalam persoalan ini untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Hidup, nyaman, tenang dan damai.
