“Udah, karena pengen exposure lebih,” timpal BCL.

Dengan nada bercanda, Marion Jola menengahi perseteruan itu dengan mengajak Maia dan BCL untuk bersabar.

“Mau tahu, mau tahu aja. Kamu itu bisa dapat rekaman atau dapat lagu bagus di rekaman. Kamu pasti jadi,” Anang mempertegas pernyataannya.

Shabrina lalu menjawab pertanyaan itu. Kata dia, dengan mengikuti KWC 2021 di Finlandia dan menjuarai ajang itu berharap ada sesuatu yang lebih besar akan datang. Namu faktanya tidak seperti itu sehingga ia memutuskan untuk mengikuti Indonesian Idol 2025.

“Aku berharapnya kemarin kan, ikut yang Internasional tu, exposure nya cukup besar. Tapi faktanya nggak kayak gitu Om Anang, gitu,” sebut Shabrina.

Baca Juga  Mohammad Belia Murantika Resmi Pimpin DPD AMPI Bangka Belitung

“Oh meskipun dunia nggak begitu, gak pernah kamu ditawarin,” tanya Anang.

“Iya,” timpal Shabrina.

Kelima juri pun khususnya Anang pada akhirnya memahami alasan Shabrina mengikuti Indonesian Idol. Terlebih, juri sepakat bahwa melalui ajang ini para kontestan akan mendapatkan beragam hal yang lebih besar di industri musik.

Ragam pujian tetap diterima Shabrina pada akhir diskusi tersebut. Setelah itu, juri memberikan vote dan secara serentak lima juri memberikan yes sehingga Shabrina berhasil mengantongi Golden Ticket.

Golden Ticket itu diserahkan langsung oleh Anang Hermansyah kepada Shabrina.

“Terima kasih judges,” setelah menerima Golden Ticket dan bersalaman satu per satu dengan para juri.

“Yeeeah, ini kado buat ibu di surga, aku yakin dia pasti bangga sama aku,” tambah Shabrina sembari memperlihatkan Golden Ticket setelah ke luar dari panggung audisi.

Baca Juga  Tampil Gemilang, Pesilat Atika Putriani Tambah Medali Emas untuk Bangka Belitung