“Banjir rob tersebut memang sudah beberapa kali menggenangi sawah petani di daerah ini, namun tahun ini lebih parah dari tahun yang sebelumnya,” kata Jumardi.

Akibat kejadian ini, kata Jumardi bibit padi yang siap ditanam terpaksa tertunda tanam dan juga membuat bibit padi menjadi kuning hingga tidak bisa lagi ditanam.

“Sudah dua petak sawah yang ditanami bibit padi terlihat sudah mulai menguning, jika tidak segera ditangani petani akan mengalami kerugian besar dalam satu hektar saja untuk modal bibit padi menghabiskan uang yang cukup besar,” tambahnya.

Jumardi menyebutkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan dinas terkait permasalahan ini, Kendati begitu ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi keluhan petani apabila ini dibiarkan akan terancam gagal panen.

Baca Juga  Selamat, Ini Para Pemenang Bujang Dayang Bangka Selatan 2023