Sementara itu, tes urine terhadap 11 personel menunjukkan hasil negatif, menandakan tidak ada pelanggaran terkait penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan juga mendapati beberapa personel dengan sikap tampang yang perlu diperbaiki, seperti rambut yang belum sesuai ketentuan.

“Senjata api dinas adalah tanggung jawab besar. Kami pastikan senjata ini hanya digunakan untuk tugas-tugas resmi dan sesuai prosedur. Temuan sekecil apapun dalam pengecekan akan langsung kami tindaklanjuti, agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tegasnya.

Kasi Propam Polres Bangka Tengah, Iptu Endang Hidayat, menambahkan bahwa operasi ini dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk membangun kedisiplinan dan profesionalitas anggota Polri.

“Pengecekan senpi dinas adalah wujud nyata pengawasan terhadap alat dan perlengkapan negara yang ada di tangan anggota. Hal ini untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Baca Juga  Diguyur Hujan 2 Hari, Sejumlah Rumah di Kampung Seberang dan Desa Nibung Terendam

Dengan pelaksanaan Operasi Gaktiblin ini, Polres Bangka Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga standar profesionalisme, baik dari sisi personel maupun perlengkapan, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.