Eksotisme Sunset di Kawasan Benteng Penutuk, Destinasi Menarik Liburan Tahun Baru

Pada zaman dahulu, meriam-meriam di Penutuk seperti kedua meriam yang berada di bukit Penyengat ini dipakai dalam pertempuran laut. Meriam tersebut ditempatkan di atas kereta kayu sehingga mudah untuk dipindahkan. Tak jauh dari bukit Penyengat, terdapat makam keramat dari tokoh agama sekaligus seorang raja bernama Syech Abbas, beserta istri dan anaknya.
Kondisi geografis desa yang dikelilingi oleh laut membuat wisatawan dapat melihat berbagai aktivitas nelayan pada musim tertentu, seperti menangkap cumi-cumi dan menjala udang, atau yang sering disebut dengan istilah “nyungkor” oleh penduduk setempat.
Desa Wisata Penutuk adalah desa ini terdiri dari berbagai pulau-pulau kecil, yaitu Pulau Panjang di Dusun III, Pulau Tinggi di Dusun IV, Pulau Kuyung, Pulau Lutung, Pulau Salah Nama, Pulau Mentangor dan Pulau Anak Aik.
Tentunya wisatawan juga dapat menikmati keindahan berbagai pantai, seperti pantai Pasir Merah, Pasir Panjang dan Tanjung Gading, yang berjarak kurang lebih 3,5 kilometer dari desa. Tak hanya wisata alam, Desa Penutuk juga memiliki situs wisata budaya berupa benteng bekas peninggalan Kerajaan Melayu. Saat berkunjung ke Desa Penutuk, wisatawan tak perlu khawatir untuk menginap karena terdapat berbagai fasilitas seperti homestay, masjid dan musala.
