Tak hanya itu, Hendra juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk memerangi bahaya narkoba. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersinergi dalam memberantas peredaran narkoba.

“Kami terus menggencarkan edukasi agar masyarakat memahami betapa berbahayanya narkoba. Kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkotika dan itu akan kita tingkatkan hingga ke desa-desa di Bangka Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, BNNK Basel juga telah memetakan wilayah-wilayah rawan peredaran narkoba di Bangka Selatan, termasuk jalur-jalur yang menjadi pintu masuk narkoba.

“Kami telah melakukan pemetaan wilayah dan jaringan peredaran narkoba untuk memutus suplai di daerah ini. Tentunya upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba kami juga telah diatur dalam UU nomor 35 tahun 2009 yang mengatur berbagai aspek dalam artian kita juga memiliki fokus utama adalah membongkar jaringan agar permasalahan narkoba dapat diatasi secara tuntas,” tegasnya.

Baca Juga  Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Rias, Pemkab Basel akan Gelontorkan Rp6 M

Sementara itu, kata dia, berkat capaian tersebut BNNK Basel ditahun 2024 ini berhasil mendapatkan piagam penghargaan dari Pemprov atas capaian dalam komitmen dan kerja samanya mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bersih dari Narkoba.

“Tentunya penghargaan ini kami terima sebagai komitmen nyata dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Bangka Selatan,” pungkasnya.