Selain itu, bagi warga yang sakit tetapi dirawat di dalam provinsi, biasanya sumbangan dikoordinasikan oleh Ketua RT setempat atas permintaan Pemerintahan Desa Perlang. Program ini ditujukan bagi warga kurang mampu yang melapor kepada pihak desa.

“Saat ada laporan dari keluarga pasien yang dinilai kurang mampu, kami langsung mengoordinasikan penggalangan dana dari warga,” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Adong, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga dan Pemerintah Desa Perlang yang telah peduli.

“Sangat membantu sekali, terutama untuk biaya operasional di luar tanggungan BPJS Kesehatan. Dengan adanya BPJS saja sudah sangat menolong, tapi biaya di luar itu juga besar, apalagi jika dirawat di luar Provinsi Babel. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah peduli,” ungkap Adong, yang sedang mendampingi istrinya yang dirawat di Palembang.

Baca Juga  Ringankan Warga Berobat, Pemkab Basel Siapkan Rumah Singgah Gratis di Dua Kota Ini

Inisiatif seperti ini menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat Desa Perlang dalam membantu sesama, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Terhitung selama kepemimpinan Ronie menjadi Kades Perlang, ada 4 orang warga yang melakukan berobat di luar Provinsi Bangka Belitung dan puluhan yang sakit di rawat dalam daerah.