Ia mengatakan, alat tersebut dikendalikan menggunakan remot khusus dan besarnya tak lebih dari genggaman tangan, serta terdapat beberapa tombol.

Saat tombol-tombol itu ditekan U-Safe pun langsung melesat dan menjangkau korban yang jaraknya hingga 200 meter sekalipun. Misalnya, dalam kejadian pengunjung terseret arus laut yang kencang dan terdapat korban yang tenggelam.

Korban pun tinggal berpegangan di alat tersebut dan nantinya petugas akan mengarahkannya ke tepian pantai untuk diselamatkan.

“Kalau petugas langsung menyelamatkan agak susah, dan berisiko terseret arusnya, sehingga harus pakai U-Safe yang powernya tinggi,” ujar Rendi.

Kasat Polair Polres Bangka Tengah Iptu Tommy, SH, MM mengatakan beberapa upaya yang telah dilakukan jajaran Sat Polair Polres Bangka Tengah guna memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung pantai selama liburan akhir tahun kelak.

Baca Juga  Satpolair Polres Bateng Patroli Rutin dan Bagi-bagi Takjil di Perairan Pulau Nangka

“Di antaranya hadirnya 1 unit Rubber Boat dan 1 unit U-Safe di posko pengamanan pantai Terentang serta telah kita pasang spanduk berupa himbauan petunjuk keselamatan pada saat bermain di pantai” ujar Iptu Tommy.