Dirinya pun menyoroti rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang baik sehingga membuat masyarakat membuang sampah tidak sesuai tempatnya.

Jauh sebelum event berjalan, DLH Bangka Selatan telah menyiapkan tong sampah disekitar kawasan pedestrian Kota Toboali. Harapannya masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Sangat disayangkan masyarakat kita masih minim dalam memilah sampah,  padahal 40 persen sampah yang dikumpulkan ini kebanyakan sampah yang dapat menghasilkan nilai ekonomis untuk mereka jika dikelola dengan baik,” tambahnya.

Gitto juga mengajak masyarakat Basel maupun wisatawan dari luar daerah ketika berkunjung ke pedestrian Kota Toboali agar membuang sampah di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah, agar infrastuktur yang telah dibangun tetap indah dan bersih dari sampah.

Baca Juga  Kemenkes RI Siapkan 10 ribu USG Untuk Puskesmas di Indonesia