Tumbuhkan Budaya Literasi, GP Ansor Basel Rutin Gelar Sekolah Jurnalistik
Penjelasan materi di pertemuan ke 2 adalah tentang menulis opini itu mudah. “Menulis artikel opini di media massa bisa menjadi jalan seseorang untuk mengemukakan pendapat dan gagasannya, kepada masyarakat umum. Banyak tokoh-tokoh besar di Indonesia sebelum menjadi sebesar sekarang aktif menulis opini di media massa, salah satunya ialah Gus Dur,” ujar Sopian.
Rusmin juga menjelaskan bagaimana struktur dan langkah-langkah dalam menulis sebuah opini termasuk cara membuat kesimpulan di bagian penutup. Lalu setelah penjelasan selesai dilanjutkan dengan praktik dan latihan menulis, peserta yang hadir ditugaskan untuk membuat sebuah opini di catatan ponselnya masing-masing dan setelah itu tulisannya dikumpulkan lalu diskusikan bersama.
Jadi, setiap pertemuan rutin sekolah jurnalistik ini dikemas dalam diskusi santai dan interaktif. Sehingga para peserta yang hadir pun terbawa suasana enjoy, gembira lagi asik menyenangkan. Dan harapan dengan adanya kegiatan rutin sekolah jurnalistik ini digelar akan dapat menumbuhkan kembangkan semangat dan potensi para kader-kader GP Ansor Bangka Selatan yang semakin terlatih untuk bergerak dan terbiasa dalam budaya literasi khususnya di bidang jurnalistik.
Sekolah jurnalistik ini juga akan menjadi wadah kader Ansor dalam menyalur serta mengembangkan hobi, minat dan soft skill yang nantinya akan berguna dan dibutuhkan di kemudian hari, entah itu pada saat dalam dunia kerja, organisasi dan lain sebagainya.
