Percikan api diduga karena adanya arus pendek listrik yang kemudian menyambar jerigen yang ada di toko.

“Tiba-tiba percikan api keluar dari dalam jeriken 20 liter yang sedang diecer oleh pegawai toko. Sehingga api tersebut langsung menyambar seluruh pertalite yang berada di dalam aqua yang telah diecer. Api itu melebar lalu membakar alat beserta isi toko,” ujarnya.

Albert Tampubolon menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, salah seorang pekerja toko pingsan.

“Warga sekitar membantu memadamkan dengan menggunakan air serta pasir. beruntung tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun Nia selaku pemilik toko mengalami kerugian sebesar 20 juta rupiah,” ujarnya.

Baca Juga  Ini Penyebabnya Kebakaran di Kampung Sinar Menumbing Air Belo