“Anak-anak harus tahu dan mencintai produk lokal kita sejak dini,” tambahnya.

Dukungan dari pemerintah turut menjadi fokus utama dalam rencana ini. Dengan melibatkan perangkat daerah terkait, Dekranasda optimistis festival ini akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.

“Kami berharap pelaku usaha bisa bersama-sama berkolaborasi untuk menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Dengan adanya festival fashion dan kriya ini, diharapkan kain-kain khas Pangkalpinang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

Baca Juga  Basarnas Pangkalpinang Melaksanakan Siaga SAR Khusus Nataru 2023, 68 Personel dan Alat Utama SAR Dikerahkan