John menegaskan, sebelum kegiatan ini dimulai telah dilaksanakan sterilisasi selanjutnya dilakukan pemeriksaan barang bawaan peserta yang akan memasuki ruangan rapat pleno. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan peserta yang masuk memiliki kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPU.

Menurutnya, selain melakukan pengamanan di ruang rapat pleno penetapan calon bupati tersebut, pihaknya juga memastikan kelancaran arus lalulintas di pintu masuk dan jalur menuju lokasi. Kita juga melakukan pengaturan dan patroli lalulintas di jalur menuju lokasi,” imbuhnya.

Dalam pengamanan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih, kerja sama antara Polri dan TNI diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan masyarakat yang terlibat.

Baca Juga  Diduga Bawa Pasir Timah, 4 Truk dari Belitung ke Sadai Diamankan, Ternyata..