Ia menyebut korban Serma RD dijadwalkan akan menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil pada Selasa (14/1/2025).

Jaka menjelaskan aksi penembakan itu terjadi saat dirinya bersama anggota hendak mengamankan pelaku karena diduga telah menganiayaan istri sirinya di kontrakannya di Tanjungpandan.

Saat akan diamankan ternyata oknum Desertir Sertu H ini ternyata memberikan perlawanan bahkan mengacungkan pistol rakitan yang dipegangnya.

Melihat korban Serma RD yang tidak memegang senjata pelaku langsung menodongkan pistol dan menyanderanya.

Pelaku sambil menodongkan pistol ke Serma RD lalu kabur menggunakan mobil. Serma RD yang mengemudikannya.

Letda Jaka menyebut rombongannya kehilangan jejak saat melakukan pengejaran. Mereka mendapatkan kabar bahwa Serma RD telah berada di rumah sakit akibat tembakan oknum Desertir TNI AD Sertu H.

Baca Juga  Patroli di Laut Sukadamai, Tim Gabungan Tidak Temukan PIP Bekerja Tanpa SPK

Penetapan DPO oknum desertir sertu H beredar di media sosial. Dalam selebaran itu tertulis Detasemen Polisi Militer II/5 Subdenpom Persiapan Belitung.