Gelar Rakor Penolakan Geng Motor, Polres Basel Segera Turun ke Lapangan
Ia juga mengingatkan orang tua agar dapat mengawasi anak-anaknya. “Kita harus juga sosialisasikan dengan orang tua karena mereka garda terdepan menjaga anak-anaknya agar tidak terlibat geng motor,” tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Basel, Elfan Rulyadi mengatakan rata rata usia pelaku geng motor masihlah remaja anak sekolah sehingga Dindikbud akan membantu dengan cara melakukan sosialisasi ke murid murid sekolahan
“Dan juga tidak hanya kepada pihak sekolahan, kami juga akan memberikan surat edaran kepada orang tua anak tersebut tentang penolakan adanya geng motor,” kata Elfan.
Kepala Kemenag Bangka Selatan, Jamaludin mengatakan Kemenag akan melakukan dakwah agama di beberepa wilayah dengan memilih penyuluh agama di setiap desa dan Kecamatan di Bangka Selatan untuk memperkuat agenda Polres Bangka Selatan.
Kasat Pol PP Bangka Selatan, Gatot Wibowo mengungkapkan Satpol PP akan intens razia di tempat rawan berkumpulnya anak muda maupun geng motor yang berpotensi dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas Bangka Selatan.
“Supaya menjaga sinergitas antar instansi, saya sarankan untuk tetap melakukan patroli 3 pilar untuk mencegah terjadinya aksi geng motor,” kata Gatot.
Senada dikatakan Kepala Dinas Sosial Bangka Selatan Sumindar pihaknya mengsuport kegiatan dan akan mengupayakan sosialisasi ke sekolah sekolah serta membentuk tim sweeping di malam hari.
“Memberikan pemahaman kepada orang tua untuk memberikan tegas ke anak anak mereka. Optimalkan Poskamling di desa-desa agar bisa mengetahui adanya pergerakan aktivitas dari anak anak geng motor sehingga kita bisa dengan cepat mengatasi masalah tersebut,” kata Sumindar.
Selain itu, Sumindar juga menyarankan untuk menambahkan jam ekstrakulikuler di sekolah sehingga anak remaja dapat mengisi waktu luangnya dengan kegiatan positif.
Ketua KNPI Bangka Selatan, Agam Primadi menyinggung aksi perang sarung yang sering terjadi di saat Bulan Suci Ramadan. Perang sarung tersebut biasanya dilakukan para remaja.
“Hal tersebut terus mejadi isu sosial yang terjadi dari tahun ke tahun, adanya adu gengsi antar geng sehingga dapat mengkibatkan bentrokan. KNPI akan melakukan pendekatan persuasif dengan beberapa kalangan anak muda,” kata Agam.
