Meski Gratis, Kesadaran Masyarakat Bangka Tengah Uji KIR Masih Minim
“Misal, kalau ban kendaraan sudah botak maka berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas, apalagi di saat-saat seperti ini dengan kondisi cuaca ekstrim yang tidak bisa diprediksi,” ujarnya.
“Salah satu untuk menghindari atau mengurangi dan mengantisipasi adalah kelayakan pada kendaraan yang digunakan,” tambahnya.
Saat ini kesadaran masyarakat melakukan uji KIR pada kendaraan yang digunakan sangat minim sekali, padahal pemerintah kabupaten tidak memungut biaya apa pun.
“Tantangan bagi Disperkimhub bahwa kesadaran uji KIR ini masih sangat minim, padahal sudah kami sosialisasikan dan ingatakan uji KIR sudah gratis,” ujarnya.
Selain itu, Disperkimhub Bangka Tengah juga sudah memetakan beberapa titik-titik rawan kecelakaan yang menjadi prioritas dilakukan kajian, seperti di Desa Cambai misalnya.
Jalan raya di Desa Cambai merupakan jalan nasional, sehingga Disperkimhub Bangka Tengah berharap ada dukungan dari Balai Perhubungan Nasional agar mengkaji kembali terkait antisipasi kecelakaan.
