Ia mengatakan geng motor selalu berupaya masuk dan mengajak anak-anak sekolah untuk bergabung bersama mereka dengan berbagai cara, intimidasi, iming-iming dan jaminan keamanan sehingga semua guru-guru dan siswa-siswi harus membentengi dirinya dan sekolahnya jangan sampai ada geng motor.

“Ketika ada segera laporkan ke guru BP, Bhabinkamtibmas, bahkan laporkan ke kapolda, akan saya atasi. Masa depan anak harus kita awasi dan bimbing segera mereka bisa baik tanpa ada pengaruh buruk dari geng motor,” ujarnya.

Kepala sekolah SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Elfian Noviansjah mengatakan ada 1.020 lebih siswa di SMA Negeri 2. Selama ini SMA Negeri 2 selalu berupaya membentuk karakter siswa dengan menerapkan beberapa kebiasaan.

Baca Juga  Wujud Kepedulian Sesama, Swiss-Belhotel Pangkalpinang Gelar Aksi Sosial Donor Darah

“Setiap hari Jumat kita bergantian menggelar ceramah, literasi keagamaan, duha bersama dan zuhur ashar juga bersama melaksanakan itu. Kami berusaha meletakkan nilai-nilai karakter untuk membentengi Anak-anak kami. Jadi setiap hari kami selalu berusaha membentuk karakter untuk modal mereka hidup di masyarakat selain ilmu pengetahuan,” tutupnya.*