Ia mengatakan, 5 sekolah yang mereka datangi di antaranya SMAN1 Petaling, SMKN 1 Petaling, SMPN 1 Petaling dan SMPN 3 Rukem serta MTS Zed. Tentu, ia sebutkan, poin sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya geng motor.

“Kemudian tawuran antar pelajar, dan penyalahgunaan narkoba yang semakin marak. Kami mengingatkan bahwa pelajar menjadi kelompok yang rentan terlibat dalam tindakan geng motor maupun tawuran,” tambah AKP Marwan.

Lebih lanjut, sebagian besar pelaku geng motor dan tawuran berasal dari kalangan remaja. Karena itu, tindakan preventif sangat diperlukan sejak dini. Kata dia, penting bagi para siswa untuk menjauhi pergaulan yang berpotensi membawa dampak buruk.

“Jadi penting bagi para siswa untuk menjauhi pergaulan yang berpotensi membawa dampak buruk. Untuk itu jangan sampai pelajar yang merupakan remaja terlibat dalam geng motor, tawuran, atau penyalahgunaan narkoba,” ungkap AKP Marwan.

Baca Juga  Polsek Mendobarat Gerebek Lokasi Penjualan Arak, 5 Orang Diciduk