Aku merasa, dunia ini sangat terasa sempurna setelah kehadiran cucu pertamaku.

Setelah mengetahui cucuku lahir dan ibunya sehat, aku tidak lagi merasakan kegelisahan.

Hanya rasa bahagia yang menyelimuti tubuhku.

Suara detak jam dinding pun tampak biasa-biasa saja.

Sambil menunggu pulang aku melihat di ruangan beberapa ibu-ibu hamil yang juga sedang menunggu giliran untuk persalinan.

Aku sendiri, sambil mengusap dada sebetulnya merasa gugup namun juga penuh kebahagiaan karena cucu pertamaku sudah lahir.

“Semoga ibu hamil lain itu diberikan kelancaran dalam persalinannya, “ ucapku dalam hati.

Dengan tangan yang gemetar, aku memeluk cucu pertamaku yang baru lahir.

Aku tak henti-henti menatap cucu pertamaku.

Baca Juga  Pelajaran Bersyukur dari Mbak Nur

“Seandainya langsung bisa dibawa pulang, akan ku bawa cucuku keluar untuk melihat indahnya dunia,” gumam ku

Aku tahu, inilah awal dari kehidupan yang baru, kehidupan penuh harapan dan kebahagiaan yang akan terus mengiringi kami sebagai keluarga.

Payung, 20 Januari 2025

Penulis merupakan Guru di SMPN 5 Payung Bangka Selatan.