Polisi Beberkan Penyebab Pria di Desa Bikang Tega Habisi Nyawa Tetangganya
“Pelaku sudah tidak bisa lagi mengendalikan emosinya lalu mencabut parangnya dan mengayunkannya ke sembarang arah hingga mengenai korban WA,” jelas Kompol Surya.
Seketika, ketiga ibu-ibu itu langsung lari. Saksi WA dan IW berlari ke rumah IW.
Sementara SO lari ke kediaman WA. Sementara, pelaku terus mengejar SO hingga masuk ke dalam rumah WA.
Di dalam rumah itu, pelaku membacok tubuh SO berulang-ulang hingga mengalami luka sobekan di sekujur badan.
“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh Basel namun akhirnya meninggal dunia,” jelas wakapolres.
Ditanya apakah pelaku dan korban pernah ada persoalan utang piutang? “Ini masih kita dalami dan masih kita periksa kembali. Yang jelas persoalan awal penyebabnya soal ejekan kata gila itu. Dan itu sudah berlangsung satu tahun terakhir,” jelas Kasat Reskrim, AKP Raja Taufik Ikrar Buntani.
Apakah pelaku pernah mengalami gangguan kejiwaan? “Ini juga akan kita dalami dan ada bagian khusus yang akan memeriksanya,” tutup Raja.
