Peran Penting Pembinaan Kepolisian bagi Masyarakat untuk Cegah Kriminalitas
Oleh: Raju Gentara
Salah satu dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ialah Parittiga. Parittiga sendiri dimekarkan dari Kecamatan Jebus pada tanggal 7 Januari 2011, sekitar 14 tahun lalu.
Kecamatan Parittiga juga disebut kota “tambang”. Karena masyarakat di sana kebanyakan bekerja sebagai penambang timah. Kalau dilihat dari sekilas Kecamatan Parittiga ini aman-aman saja, tapi disisi lain banyak orang yang tidak tahu lebih dalam.
Sebenarnya apa saja secara detail dan komprehensif yang terjadi di Parittiga. Di sini, penulis akan mengupas beragam kejadian-kejadian yang ada di Parittiga. Dengan harapan ke depannya, pihak kepolisian bisa menanggapi hal-hal ini untuk kebaikan Parittiga itu sendiri.
*Pelanggaran Lalu Lintas dan Aspek di Dalamnya
Pengguna kendaraan roda acap kali dilakukan secara ugal-ugalan. Sering kali pengguna sepeda motor di sana menggunakan motor dengan ugal-ugalan yang didominasi kaum muda. Mulai dari aksi balap liar hingga kebut-kebutan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan lain.
Di sisi lain banyak juga sepeda motor yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar. Selain mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, hal ini juga memicu dampak negatif lainnya yang sewaktu-waktu terjadi.
Begitu pula lampu lalu lintas yang saya lihat awal pemasangan lampu tersebut masyarakat mematuhinya. Namun dengan seiring berjalan waktu, sudah diabaikan bahkan dianggap tidak berguna lagi, dan sekarang sudah rusak tanpa ada kabar akan diperbaiki.
Berikutnya tidak menggunakan helm. Bisa dikatakan penggunaan helm suatu momen langka di Kecamatan Parittiga. Di lapangan, faktanya hanya beberapa orang saja yang menggunakannya. Di mana kita tahu penggunaan helm sangat penting dalam berkendara.
Yang lain dalam poin pelanggaran lalu lintas ini ialah penggunaan jalan satu arah atau verboden. Masyarakat di Kecamatan Parittiga ini banyak sekali menerobos jalan satu arah tersebut. Bahkan mereka menganggap sepele hal tersebut yang berdampak negatif.
