Sementara itu, Wamen Todotua Pasaribu menyatakan komitmen dari Pemerintah Pusat untuk mendukung secara nyata program hilirisasi pertambangan yang akan memberikan manfaat bagi perekonomian secara Nasional.

“Hilirisasi hasil tambang akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian Nasional kita, oleh karena itu Bapak Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada bidang hilirisasi dan menggabungkannya dengan kementerian investasi karena begitu besar manfaat yang bisa diraih Negara kita dari bidang hilirisasi hasil tambang ini,” ungkapnya.

“Khusus Provinsi Kepri ini juga menjadi salah watu daerah yang diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah Pusat, karena daerahnya sangat strategis tidak hanya di darat tetapi juga di laut karena berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan juga memiliki banyak Kawasan Ekonomi Khusus sehingga diharapkan Investasi di Kepri tumbuh lebih tinggi lagi dibandingkan tahun 2024,” tambahnya.

Baca Juga  Hari kedua Kejurnas Atletik 2024, Dua Atlet Babel Sabet Medali Perunggu

Soeharsono Direktur PT. Prima Bredge Teams menyebutkan, 90% kapasitas produksi PT. Batam Timah Sinergi telah mendapatkan pembeli yang terdiri dari 18 Perusahaan Luar Negeri dan sudah dilakukan penandatanganan Letter of Interest (LOI).

“Perusahaan Batam Timah Sinergi akan memproduksi berbagai macam produk hilirisasi dari timah terutama dari bidang Tin Chemical dan 90% kapasitas produksinya sudah mendapatkan pembeli yang berasal dari luar negeri seperti Eropa Amerika, Jepang, Taiwan dan Kanada,” tambahnya.

Sumber: kepriprov.go.id/