“Ada tiga strategi utama yang kita lakukan, pertama kita berupaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang berada di garis kemiskinan, ini kita lakukan melalui program pemberdayaan yang ada di dinas-dinas,” ungkap Joko Triadhi.

Bantuan yang disalurkan ada pada bidang perikanan dan pertanian yang diberikan kepada kelompok tani maupun perikanan.

“Kepada dinas terkait, kami arahkan di setiap kelompok harus ada anggotanya yang tergolong kurang mampu,” ujarnya.

Kemudian, pihaknya memiliki strategi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat kurang mampu.

“Kita kurangi beban mereka dengan memberikan bantuan beras, alat sekolah, beasiswa, kemudian ada operasi pasar murah dengan sasaran masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Lalu, stategi ketiga yakni lebih fokus pada kantong-kantong kemiskinan, dengan melakukan intervensi pada wilayah yang orang miskinnya tergolong banyak.

Baca Juga  21 Pejabat Lolos Seleksi Jabatan 7 Kepala OPD Bangka Tengah, Berikut Daftarnya

“Kita lebih intens di Kecamatan Sungaiselan, lebih banyak bantuan yang kita salurkan di sana, karena jika kemiskinan ini tidak kita bereskan, maka efeknya akan luas,” ujarnya.

Dikatakam Joko, strategi tersebut juga akan digunakan pada 2025 dengan perkuatan ketepatan sasaran.

“Sasaran penerima akan kita pastikan orang yang benar-benar membutuhkan atau masyarakat yang berada di garis kemiskinan,” ujarnya.