“Pohon yang sudah mulai condong tentu sangat mengkhawatirkan kami warga sekitar. Apalagi condongnya ke arah Poskamling, jadi warga was was saat jaga malam. Selain itu sampah pohon juga cukup merepotkan warga,”katanya.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, hal ini sejalan dengan prinsip K3 dan keberlanjutan untuk menjaga keselamatan di lingkungan sekitar.

“Kami tidak hanya berfokus pada keselamatan karyawan di lingkungan kerja, tetapi juga pada keselamatan masyarakat di sekitar operasional. Penebangan pohon ini adalah langkah preventif agar potensi kecelakaan di jalan umum dapat diminimalkan,” ujar Anggi.

Sementara itu, Manager PLN ULP Mentok Ashydiq Chemny Saputra mengakui keadaan pohon memang harus ditebang karena memiliki potensi bahaya dan terganggunya pasokan listrik masyarakat

Baca Juga  PT Timah Tbk Gelar Pendidikan Anak Disabilitas bagi Guru dan Orang Tua

“Memang keadaan pohon sudah potensi bahaya, harus ditebang. Kalau pohon tumbang selain menimbulkan kecelakaan bagi warga dan pengguna jalan, juga menyebabkan terputusnya aliran otomotis menganggu pasokan listrik buat masyarakat,”jelas Ashydiq. (*)