Dengar Keluh Kesah Eks Karyawan Aon, Algafry Minta Perusahaan Perhatikan Jelang Lebaran
Fasilitas dari DPMPTK diharapkan mampu menjadi jaminan mantan karyawan, agar mendapatkan pesangon melalui jalur pengadilan PHI.
Selain itu, juga ada mantan karyawan yang mengadu telah bercerai dengan pasangannya, karena belum dapat pesangon setelah di-PHK.
“Mereka berkeluh kesah kepada saya, di antara teman-teman ada yang cerai, ribut suami istri, kondisi ini mau tidak mau terjadi,” ujarnya.
Mendengarkan cerita sedih itu, Bupati Algafry memberikan nasihat kepada mantan karyawan dengan membahas momentum isra mi’raj.
“Saya sampaikan, Isra Mikraj itu sama dengan kondisi Rasullullah bersedih. Rasulullah itu sedih istri tercinta meninggal, paman beliau wafat, dimusuhi orang,” cerita Algafry.
“Rasullullah diberikan perjalanan rekreasi, ke mana?, Allah berikan (perjalanan) ke masjid, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha,” lanjutan ceritanya.
Melalui kisah nabi yang diceritakan itu, Bupati Algafry ingin mantan karyawan yang sedang kesulitan uang, agar datang ke masjid.
“Jadi ku bilang sama teman-teman tadi, momentum Isra Mikraj ini lari ke masjid lah. Perjalanan kapan? Kalau Rasullullah sepertiga malam,” terangnya.
Artinya, Algafry menasihati mantan karyawan yang muslim agar bisa mencontoh Nabi Muhammad datang ke masjid untuk salat Tahajud memohon kepada Allah.
“Jadi seperti itu, pertemuan tadi Alhamdulillah semua bisa berjalan, pada prinsipnya perusahaan mendengar permohonan,” pungkasnya.
