Hari Jadi ke-22: Behame Kite Pacak Membangun Bangka Selatan
Namun, capaian angka ini masih menunjukkan kinerja capaian angka pertumbuhan positif dan menjadi salah satu kabupaten/kota di Bangka Belitung, bersama Kabupaten Bangka Barat, yang masih menunjukkan angka pertumbuhan positif di saat kondisi ekonomi Bangka Belitung yang sangat sulit tahun 2024 ini. Tentunya capaian angka ini lebih baik dari kinerja laju pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung.
5. Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara terus-menerus mengalami kenaikan. Pada tahun 2023, berhasil menaikkan angka IPM ke angka 69,67 dan berlanjut ke tahun 2024, Bangka Selatan berhasil menaikkan angka Indeks Pembangunan Manusia ke angka 70,05.
Suatu capaian yang cukup signifikan dan sekaligus mensejajarkan status IPM Kabupaten Bangka Selatan masuk pada kategori tinggi, sejajar dengan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Indeks Rasio Gini yang menunjukkan inklusivitas pendapatan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan selama 5 (lima) tahun terakhir dapat terus dipertahankan pada kisaran angka 0,241 sampai 0,245.
4. Inflasi dalam tiga tahun terakhir juga terus terjaga pada kisaran 1,2 persen, sesuai dengan target nasional yang berada di kisaran 2–3 persen.
5. Kabupaten Bangka Selatan juga berhasil dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Pada 2023, Kabupaten Bangka Selatan berhasil mencapai kinerja percepatan penurunan prevalensi kemiskinan ekstrem di angka 0,22 persen, di bawah angka rata-rata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih di atas 0,22 persen. Pada 2025 ini, optimis untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di bawah 0,2 persen.
6. Kinerja penurunan pravalensi stunting juga terus menunjukkan kinerja yang signifikan. Pada 2023, kinerja percepatan penurunan prevalensi Kabupaten Bangka Selatan menjadi terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 2,4 persen. Kabupaten Bangka Selatan optimis Target penurunan angka stunting di angka 18 persen tahun 2024 yang saat ini sedang dilakukan penilaian oleh pemerintah pusat. Pada tahun 2025 target penurunan prevalensi stunting diharapkan pada angka 14 persen.
Wakil Bupati menutup sambutannya dengan mengajak kepada semua untuk menjadikan peringatan Hari Jadi ke-22 ini sebagai inspirasi dan motivasi dalam berkarya serta berprestasi.
“Usia yang ke-22. Usia yang mempresentasikan kondisi daerah dengan semangat dan energi tinggi untuk terus membangun dan mewujudkan kemajuan disegala sektor, mari kita jadikan sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan daerah ini dengan karya dan prestasi,” tutupnya.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Bangka Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Junjung Besaoh.
