Ko Toni juga bercerita, jika dirinya kehabisan ide, maka yang dilakukannya adalah dengan berdoa.

“Kalau sudah benar-benar habis ide, saya akan pergi berdoa dan seketika ide bermunculan, jadi mari semangat berkarya,” tuturnya.

Sementara itu, pegiat literasi Bangka Tengah, Angela Corine merasa bersyukur kegiatan kali ini bisa dihadiri Bunda Baca Bangka Tengah, Eva Algafry Rahman dan peserta lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bunda Baca Bangka Tengah, ada jurnalis, para guru, siswa dan lainnya,” tuturnya.

Sebagai pegiat literasi di Negeri Selawang Segantang, Miss Ela (sapaan akrabnya) berpendapat bahwa menulis itu butuh kedisiplinan.

“Saat ada ide, segeralah tulis, jangan terlalu lama mengendap. Namun, ketika menghadapi kebuntuan ide, membaca adalah salah satu solusinya,” terangnya.

Baca Juga  Tim Sepak Bola Babar dan Bateng Melaju ke Babak Semifinal Porprov VI Babel

“Jadi buat pemula terutama penulis Bangka Tengah, jangan takut untuk memulai. Yang penting menulis saja dulu, lalu biarkan ceritamu mengalir dengan sendirinya,” imbuhnya.