Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian. Kansar Pangkalpinang juga turut mengerahkan perangkat CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) sebagai alat pelindung tim dan masyarakat dalam upaya pencarian terhadap korban.

Selain itu, Basarnas juga menurunkan Drone DJI MAVIC 3T yang memiliki sensor panas tubuh manusia dan dapat digunakan untuk pencarian di malam hari.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang I Made Oka Astawa menjelaskan, “Kami langsung merespon laporan kejadian tersebut. Lokasi itu menurut masyarakat memang banyak predator buas tersebut dan juga terdapat Papan imbauan untuk tidak memancing di sungai dikarenakan ada predator buas tersebut. Semoga Tim SAR Gabungan yang ikut dalam pencarian terhadap korban diberikan kelancaran dan korban dapat sgera ditemukan.”

Baca Juga  Berikut Lokasi dan Waktu Salat Idul Fitri 1444 H, Besok Jumat 21 April 2023