Mengetahui hal tersebut, para warga dan rekan korban bergegas mengevakuasi korban menuju rumah duka kediaman korban di Desa Jelutung 2, Bangka Selatan.

Basarnas yang sedang melakukan penyisiran pun bergegas merapat menuju rumah korban.

Kakansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa menjelaskan, “Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Predator buas tersebut menyebabkan beberapa luka pada bagian tubuh korban hingga kepala. Kami senantiasa mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan untuk mematuhi larangan-larangan dan mewaspadai area yang sudah dikenal sebagai sarang predator buas tersebut.”

“Kami tentunya turut berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan ada dari TNI, Polri, dan Babinkamtibmas serta masyarakat yang turut melakukan upaya pencarian terhadap korban. Maka operasi SAR terhadap korban kami nyatakan ditutup,” jelas Oka

Baca Juga  Kegiatan Rehab 3 Masjid di TMMD Desa Tepus Mulai Terlihat Peningkatan

Sebelumnya, seorang pria asal Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba diterkam buaya sedang memancing di Sungai Kabal Desa sebagin, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 14.00 Wib.

Korban yang bernama Sapan (36) pergi memancing bersama rekannya. Saat berada di pinggir sungai, korban mulai memancing dengan cara casting. Tiba-tiba saja, korban langsung diterkam dan diseret buaya ke dalam air.

Aksi ganas predator itu disaksikan langsung rekan korban Bijay. Teman korban segera melaporkan ke pihak keluarga dan masyarakat untuk mencari korban. Namun hingga sore hari korban tidak ditemukan dan selanjutnya keluarga korban menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.