Hantam Honda Beat, Pelajar 19 Tahun di Bangka Barat Tewas, Rekannya Kritis
“Posisinya mereka itu persis berada di depan Taman Tayo di Jalan Pantai Pasir Kuning Tempilang. Sesaat sebelum terjadi tabrakan, NZ lompat dari motor untuk menghindar dari tabrakan namun masih terkena sedikit benturan akibat tabrakan,” bebernya.
Lebih lanjut, akibat kejadian itu, korban NZ berada di rerumputan di pinggir jalan. Selanjutnya teman-teman YG dan NZ yang berada di sekitar lokasi segera menolong mereka. Korban kemudian dbawa ke Puskesmas Tempilang untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Jadi motor Honda Vario warna merah itu dikendarai MS dan RD, usia 15 tahun asal Desa Penyampak. Akibat kejadian itu, MS mengalami luka pendarahan dari hidung, fraktur atau patah hidung, fraktur bagian dagu dan meninggal Dunia,” katanya.
“Kalau rekannya, RD mengalami luka lecet di pipi kiri, luka sobek di mulut, luka di bagian leher kiri. Dia dirujuk ke RSUP Provinsi. Sementara pengendara Honda Beat, YG, usia 20 tahun, Dusun Lampu Merah, Benteng Kota dilarikan ke Puskesmas Tempilang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kondisi YG mengalami luka robek di hidung dan dahi. Saat ini, YG dirawat di Puskesmas Tempilang. Sedangkan rekannya, NZ (20) dari dusun yang sama mengalami luka robek di kepala bagian atas sebelah kiri dan luka lecet di kaki kiri.
“Korban NZ juga mengalami rusuk kiri terasa sakit. Namun NZ dirawat di rumah, belum melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Tempilang. Untuk penyebab pasti dari insiden lakalantas ini masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Ipda Harun.
