Santunan Rp12 Miliar, Jasa Raharja Babel Harap Tertib Lalulintas Meningkat
“Kesulitan kami itu di tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak karena data dari Bakuda Babel tahun 2024, tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak hanya 50%. Padahal harapan kami bisa mencapai 75 – 80%. Ini jadi PR kami,” katanya.
Menurut Herman terkait besarnya jumlah pajak yang diterima dengan jumlah santunan yang dberikan oleh Jasa Raharja, korelasinya untuk pembayaran santunan masih di bawah, namun secara operasional cukup tinggi karena belum terhitung biaya operasional pembayaran gaji dan lainnya.
Oleh karena itu Jasa Raharja terus berdiskusi dengan Bakuda Babel dan tim pembina Samsat terkait bagaimana upaya-upaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak meski selain dari pajak, Jasa Raharja membayar santunan dari iuran wajib angkutan penumpang umum dan kapal laut yang diterima.
“Data sementara yang kita punya banyak kasus pelajar menjadi korban lakalantas ini. Sedangkan korban yang banyak kita berikan santunan adalah mereka yang dirawat di RS dan meninggal dunia,” tutupnya.*
