“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa atas semangat yang telah dilakukan oleh ibu-ibu ini, yang tadinya mereka menanam hanya untuk kepentingan pribadi dan mencukupi kebutuhan keluarga, tapi sekarang bisa dijual di pasar, sehingga menghasilkan uang dan dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” tambahnya.

Dirinya berharap, KWT yang ada di setiap kecamatan di Bangka Tengah dapat meniru KWT Melati Desa Lubuk pabrik.

“Kita berharap kegiatan serupa dapat ditiru dan dimodifikasi oleh teman-teman melalui KWT yang ada di setiap kecamatan di Bangka Tengah. Semoga KWT Melati sukses selalu,” pungkasnya.

Budi Candra, Kepala Desa Lubuk Pabrik, pada kesempatan ini turut menyampaikan harapannya pada keberlangsungan kegiatan para anggota KWT.

Baca Juga  Ayah Bejat! Tega Cabuli Anak Tiri di Bangka Tengah

“Kami memang menginginkan ibu-ibu KWT ini selain mengolah sayuran, bisa juga mengolah berbagai macam produk yang dapat dihasilkan dari sayur-sayuran ini. Kami berharap Pemkab bateng dapat selalu membantu dan memberi jalan peluang bagi ibu-ibu KWT berkaitan dengan pengembangan kegiatan seperti apa ke depannya. Semoga ibu-ibu KWT di sini dapat selalu bersemangat,” harapnya.

Selain sayuran yang langsung dijajakan, ada juga olahan dari berbagai jenis cemilan, seperti keripik bayam, keripik singkong, peyek daun bijur, keripik sawi, kembang goyang buah semangka, kembang goyang daun katuk, keripik gedebong pisang, permen pepaya, stik sawi, keripik daun singkong, bolu katuk, dan aneka olahan sayur lainnya.