“Jadi setelah selesai menebar dan memasang pancingan di sepanjang tepi sungai korban bersama temannya istirahat. Sekira jam 18.30 Wib, korban dan temannya menggunakan perahu yang sebelumnya mereka gunakan mengecek kondisi pancing,” katanya.

“Atau tajur yang sebelumnya sudah di pasang di sepanjang tepi sungai. Tidak lama kemudian terdengar gemuruh air dari samping perahu yang digunakan. Tidak lama kemudian korban berteriak minta tolong dan temannya menarik tangan korban,” tambah AKP Marwan.

Pada saat itu, korban sudah dalam keadaan diterkam buaya dan badan korban mengeluarkan darah. Rekannya menarik korban ke salah satu ponton belas TI rajuk yang tidak jauh dari lokasi diterkam buaya dan dibawa ke dermaga dengan cara mendayung.

Baca Juga  Hadir di Sungailiat, Raffi Ahmad Garap 4 Project Investasi di Pulau Bangka

“Sampai ponton bekas TI rajuk tersebut ke dermaga. Sekitar pukul 22.00 Wib korban, bersama dengan teman korban sampai di dermaga Sungai Mendo. Dan sesampainya di sana mereka bertemu dengan beberapa warga yang sedang berada di dermaga,” tambah dia.

Selanjutnya korban dibawa oleh warga dan Kadus IV ke Rumah Sakit Bakti Wara Kota Pangkalpinang untuk selanjutnya ditangani oleh medis. Menurut informasi dari Iswandi bahwa saat ini korban sedang dirawat di RS Bhakti Wara Kota Pangkalpinang.