Metode Gasing di Bangka Tengah Belum Maksimal, Guru Diharap Dapat Berinovasi
“Sejauh ini memang sudah ada peningkatan kemampuan numerasi dan literasi anak didik jenjang SD dan SMP di Bangka Tengah, tetapi bukan berarti ini sudah baik, masih harus terus kita perbaiki, kejar dan gali,” tuturnya.
“Perlu upaya lebih, seperti pada survei Kompas 22 Desember 2024 menyatakan 7 dari 10 anak Indonesia tidak lancar berhitung dan 5 dari 10 anak tidak lancar membaca, sehingga jangan sampai anak-anak Bangka Tengah tak pandai membaca dan berhitung,” sambungnya.
Ia juga mengajak tenaga pendidik untuk terus berupaya menguatkan kemampuan numerasi dan literasi anak.
“Ini tugas kita bersama, mari bantu program pemerintah, karena pengimbasannya belum menyeluruh ke guru-guru, bahkan di beberapa sekolah metode gasing belum tersentuh,” ujar Algafry.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Pangihutan Sihombing mengatakan melalui kegiatan ini, pihaknya ingin anak didik memiliki kompetensi yang cukup untuk numerasi dan literasi.
“Salah satu yang kita tawarkan adalah metode gasing yang sudah ada sejak 1 tahun lalu, sehingga kita berharap para guru yang hadir hari ini dapat bekerja sama dalam menerapkan metode ini,” ujarnya.
“Pak Bupati juga mengimbau agar para guru dapat ikhlas dan berinovasi untuk membangun pembelajaran yang asyik dan menyenangkan di Bangka Tengah,” imbuhnya.
