Sedari dulu, dikatakannya bahwa hubungan etnis tionghoa dan melayu di Kep. Bangka Belitung sangat erat dan saling menghargai.

“Hubungan ini ditandai dengan filosofi Thong Ngin Fang Ngin Djit Jong yang berarti tionghoa dan melayu bersatu,” terangnya.

Ia juga berharap PSMTI yang lahir dan hadir di Kep. Babel sejak 28 Aagustus 2024 ini dapat memberikan dampak positif melalui berbagai agenda aksi sosial yang akan dilaksanakan, di mana yang kuat menolong yang lemah, yang mampu menolong yang sulit, saling tolong-menolong dalam hal kebajikan terutama dalam menghadapi masa depan.

“Dengan berbuat kebajikan, seseorang memiliki kekuatan moral, ia dapat hidup bersama dan menghidupi sesamanya atas dasar kesucian hati yang murni. Dengan melakukan kebajikan manusia dapat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup,” pungkasnya.

Baca Juga  Pj Gub Ajak PT Timah Gotong Royong Turunkan Stunting di Babel

Turut hadir dalam acara ini Dewan Penasehat PSMTI Babel Dato Ramli Sutanegara, Ketua PSMTI Pusat Wilianto Tata, Penyantun Abadi PSMTI Pusat Abraham Rudi, Ketua PSMTI Babel Hermanto Phoeng, dan Forkopimda Babel, Tokoh Masyarakat Kep. Babel.