Anggaran Dipangkas, DAK Bangun Jalan PU Bateng Jadi Nol Rupiah
“Pemangkasan itu berpengaruh ke APBD Bangka Tengah dan DPUPRT. Kita akan mengadakan rapat dengan bidang,” ujarnya, Selasa (18/2/2025).
Maka dari itu, DPUPRT Bangka Tengah akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan TAPD dan BPKAD tentang kegiatan apa saja yang nantinya akan dipangkas.
Dinas PUPR Bangka Tengah sejauh ini belum berani mengadakan kegiatan pembangunan atau lelang pekerjaan, karena belum mempunyai anggaran yang pasti.
“Kalau tidak tersedia anggaran kita juga tidak berani, takut nanti sudah dikerjakan pihak ketiga, uang tidak tersedia, kita tidak bisa bayar kan, kasihan,” tuturnya.
Rahmat Wibowo berharap infrastruktur yang ditangani oleh DPUPRT seperti jalan, jembatan, air bersih, air limbah, irigasi dan drainase tetap bisa terlaksana.
Mempertimbangkan kondisi anggaran, DPUPRT Bangka Tengah akan membuat skala prioritas pekerjaan infrastruktur berdasarkan level urgensinya.
“Karena belum berani melelang, belum melaksanakan pekerjaan lain-lain, yang kami kerjakan hanya sebatas jalan rusak kami tambal-tambal, jangan sampai ada korban jatuh,” imbuhnya.
