Bank Sumsel Babel Siap Kucurkan KUR Rp1,6 Triliun
Bank Sumsel Babel pernah menggelar FGD untuk bisa mengembangkan beberapa komoditi seperti kopi yang sudah jadi itu bisa dikembangkan oleh pelaku UMKM karena kopi pendapatannya banyak di Lampung meski produk kopi aslinya banyak di Sumsel.
Begitu juga di Tanjung Pandan, kopinya dari Lampung padahal kopi asli itu dari Simendo Sumsel. Selain itu di Babel juga ada sawit walaupun umurnya banyak sudah tua, Bank Sumsel Babel ada program peremajaan.
Selain itu Bank Sumsel Babel juga ada program pemanfaatan limbah itu bagaimana agar yang lokal bisa dinaikkan. BSB juga mencoba sesuatu seperti pengembangan daging yang hampir 70% diproduksi peternak itu,” ujarnya.
“Kita ini dakwahnya di ekonomi. Karena itu kita selalu mencoba bikin apalagi yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.*
