Karya: Pulo Lasman Simanjuntak 

pagar laut
sajakku tak bisa melaut
dilukisnya lewat
sebuah pantai
tanpa deru ombak
air keruh
nelayan terkapar

perahu dulu bebas
berlayar
tanpa beban
kini terkurung
tak berdaya

dibatasi pagar bambu
tajam mencekam
sungguh mengerikan
oligarki harus dilawan
satu kata: kekompakkan!

pagar laut
sajakku tak bisa melaut
cuaca dibakar
menghalang parai nelayan
untiuk berangkat
tanpa ada peta laut
di tangan kanan

mereka makin miskin
melahap batu karang
kelaparan
harus bertahan

pagar laut dibangun
dengan kepalan tangan kuat
menghadang sajakku
ingin melaut

apa daya, matahari terlalu tinggi,
sajakku terjebak
di darat
ditonton ribuan rakyat
sungguh
mereka makin melarat
ditelan tawon ganas
beterbangan
sangat lahap

Baca Juga  Kami yang di Pinggir

dimanakah pengusaha
seribu naga bersembunyi?
di balik proyek reklamasi
ditimbun urukan tanah mati