Ia mengatakan, biasanya, DAK fisik digunakan Dinas Pendidikan untuk membangun perpustakaan, laboratorium dan memperbaiki ruang kelas atau UKS, tergantung menu yang dikeluarkan kementrian.

“Belum ada kabar apakah dana DAK itu akan dipotong atau dihapuskan,” ujarnya.

Sementara itu, prioritas di Dinas Pendidikan Bangka Tengah adalah pembangunan sarana prasarana baru di sekolah, tapi karena kondisi keuangan kurang baik, jadi hanya dilakukan sedikit-sedikit.

Ada beberapa sekolah di Kabupaten Bangka Tengah yang akan dibangun ruang kelas baru, karena memang kekurangan secara kuantitas.

“Kalau terdampak ya pasti, cuma kita berusaha dengan semaksimal mungkin paling tidak sarana prasarana seperti ruang kelas dulu,” imbuhnya.

Baca Juga  Polres Bangka Tengah Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan